Beberapa Fakta Menarik Seputar Tekstil

1981 views
  1. Beberapa kain linen ditemukan di peradaban Mesir dengan kondisi baik, yang mengejutkan bahwa kain linen ini memiliki tetal 216 benang lusi per cm. sedangkan kain tenun terbaik di Eropa modern hanya memiliki 140 benang lusi per cmkain linen
  2. Firaun Mesir mengorganisir pabrik pemintalan dan pertenunan besar dari Thebes, Penopolis, Memphis dan kota-kota lainnya.
  3. Orang Mesir Pengikut Kekristenan yang dipanggil copts, memberikan kontribusi luar biasa pada perkembangan tekstil yaitu pada seni permadani tenun dengan perwarnaan kayu berwarna secara langsung dan linen mentah yang mereka sempurnakan.
  4. Di mesir di (1304-1307), kain yang disebut Bukalemun, yang berubah warna jika terkena cahaya juga dibuat.
  5. Mesopotamia, adalah tempat kelahiran wol
  6. Di Yunani kuno, tenunan kain wol adalah busana rumah tangga. Kemudian tenunan wol menjadi bagian yang terpisah, dilakukan oleh kelas warga yang disebut textores yang mana kata tekstil modern berasal.
  7. Kata 'clew (clue)' yang berarti “petunjuk” berasal dari bola benang wol yang kemudian digunakan oleh Theseus dari Yunani saat ia berjalan ke labyrin untuk membunuh Minotous sehingga benang wol tersebut akan menjadi petunjuk untuk membimbingnya kembali ke pintu masuk
  8. Sebuah alat tenun merupakan perabot rumah tangga pada zaman Yunani kuno
  9. Kata 'cloth' berasal dari Romawi. Cloth adalah salah satu dari tiga takdir, Cloth yang menenun takdir manusia, sementara Lachesis memintal benang kehidupan, kemudian akan dipotong oleh Atropos, untuk mengakhiri kehidupan.
  10. Menurut dekrit dari Senat Romawi pada 16 M, mengenakan jubah sutera oleh laki-laki adalah dilarang di Roma
  11. Joseph Marie Jacquard lahir di Lyons (Prancis) tahun 1752, sebagai anak seorang penenun dengan ibunya sebagai pembuat pola, pengetahuan tentang alat tenun itu merupakan warisan yang besar. Dia membawa perbaikan tertentu dalam alat tenun dan Napoleon memberikannya tunjangan hidup asalkan ia bekerja di Lyons dan menyempurnakan penemuannya. Dia tidak menciptakan atau mengubah alat tenun tetapi ia menemukan tambahan alat desain yang oleh serangkaian kartu dengan menekan lubang yang sesuai dengan pola sederhana atau rumit, yang dapat mengendalikan (menaikkan atau menurunkan) benang lusi. Prinsip ini kini digunakan dalam tenun Jacquard yang modern.
  12. Kata 'loom' yang berarti alat tenun berasal dari kata Anglo-Saxon 'geloma' yang berarti alat rumah tangga.
  13. Sutera -> menurut legenda putri Si-Ling-Chi, istri seorang pemimpin besar Huang-ti, ketika sedang di taman, dia melihat seekor ulat kecil, yang membungkus dirinya dalam kepompong yang indah. Dia semakin tertarik ketika menemukan bahwa ulat lainnya melakukan hal yang sama. Kemudian dia mengambil salah satu dari kepompong dan diletakan di tangannya, dan menemukan bahwa dengan hati-hati, dia bisa mengurai kepompong dan mendapatkan benang halus yang cukup panjang. Sejak saat itu dan seterusnya dia memelihara ulat tersebut dan kemudian dia bisa mengumpulkan benang yang cukup untuk membuat jubah untuk suaminya.
  14. Di Jepang selama Periode Heian (795-1192) kain sutera dihargai dengan dijadikan sebagai mata uang.
  15. Tahun 1542, Indigo menjadi sangat populer sehingga setidaknya ada satu pencelup warna indigo di setiap desa atau kota di Jepang
  16. Tenun ikat berasal di Indonesia

Hasil Pencarian Lainnya: