Mengenal Jenis Serat Abaca

5427 views

Serat abaka berasal dari pohon pisang abaka (Musa Textile Nee), yaitu sejenis tanaman pisang tetapi lebih pendek, buahnya lebih kecil dan tidak dapat dimakan . Tanaman ini berasal dari nama Filipina, yang secara komersial lebih dikenal dengan sebutan “Manila Hemp”, karena pada awalnya pemanfaatan tanaman ini dimulai di Filipina yang dibuat sebagai tali temali untuk kapal laut. Berdasarkan klasifikasinya abaka termasuk dalam keluarga Musaceae, genus Musa danspecies Textilis. Tanaman ini relatif baru dibudidayakan di Indonesia sebagai tanaman ekonomis yang terdapat dibeberapa didaerah antara lain Banyuwangi, Subang, Tangerang, Tasikmalaya, Cilacap dan Tegal. Tanaman ini tumbuh dengan tinggi (4,5 – 7,5)m bergantung pada varietas dan kondisinya. Kondisi yang baik bagi tumbuhnya tanaman ini adalah pada iklim panas dengan curah hujan terdistribusi sepanjang tahun, kelembaban tinggi (80 – 90)% dengan suhu (26 -29)ºC atau tidak lebih rendah dari 21ºC dan areanya bebas dari angin kencang, sehingga tanaman ini dapat tumbuh diseluruh daratan Indonesia dengan teknologi penanaman dan pengolahan sederhana.

Serat Abaca

Serat Abaca

Batang tanaman abaka berbentuk silinder, setelah tanaman ini dewasa diameternya berkisar 30 cm dan tingginya sekitar (3,5 – 4)m. Serat abaka diambil dari batang tanaman yang siap dipanen bila bunga mulai tumbuh dengan dipotong secara manual pada pangkal batang di atas umbi. Apabila tidak dipotong pada saat itu, serat yang diperoleh pada umumnya lebih kasar, tidak begitu kuat dan setelah berbuah batangnya mulai memburuk. Setiap batang akan menghasilkan antara 15 – 18 pelepah dengan berat bervariasi antara 40 – 50 kg tergantung dari diameter batangnya. Pelepah abaka sdibagi dalam 4 kelompok yaitu pelepah lapisan luar, lapisan tengah, lapisan tengan dalam yang berwarna putih bersih dan pelepas paling dalam.

Pemisahan serat abaka dapat dilakukan dengan hand stripping yaitu dilakukan secara manual dengan menggunakan pisau bergerigi. Pelepah pisang disisipkan diantara sisi pisau pada permukaan kayu atau papan, kemudian ditarik dengan tangan berulang-ulang hingga terbentuk untaian serat. Hasil produksi dengan cara ini relatif rendah. Cara lain menggunakan alat dekortikator yang produksinya jauh lebih tinggi.

Komposisi Serat Abaka

Komposisi Serat Abaka

Serat abaka mempunyai kekuatan yang tinggi, mulur yang baik, fleksibel dan tahan tekukan serta tahan terhadap air lau. Penampang melintang serat abaka berbentuk poligonal dengan dinding sel tipis. Lumennya besar, nyata berkilau. Komponen penyusun utama serat abaka adalah selulosa, sedangkan komponen lainnya antara lain lignin dan pektin

Hasil Pencarian Lainnya: