Pengertian Kain Poliester

7705 views

Pengertian Kain Poliester adalah merupakan serat sintesis yang zat komponen pembuatannya juga banyak ditemukan pada minyak bumi. Bahan baku serat sintesis ini terbuat dari PET (polyethylene terephthalate) merupakan bahan yang sama yang ditemukan pada botol minuman plastik. Oleh karena itu banyak botol minuman plastik yang di daur ulang dengan cara memanaskannya kembali sehingga serat poliester ini bisa diperoleh.
Kain poliester

Pertama kali diciptakan pada awal 1940-an di Inggris dan pada akhirnya menjadi popular di tahun 1950-an sebagai bahan tekstil karena perawatannya yang mudah. Poliester juga dikenal sebagai bahan tekstil yang serbaguna yang dapat digunakan untuk berbagai macam kebutuhan  seperti pakaian, perabot rumah tangga, peralatan komputer, tape rekaman, isolasi listrik dan masih banyak lagi penggunaan lainnya.

Kain yang terbuat dari serat poliester ini dikenal tahan lama, tidak mudah kusut, dan lebih cepat kering saat dijemur. Kelebihan lainnya adalah poliester lebih tahan terhadap berbagai bakteri, tahan air (water resistant) dan juga tidak mudah susut ataupun melar. Namun seperti jenis serat lainnya yang memiliki kelebihan dan kekurangan sebagai bahan tekstil, poliester juga memiliki kelemahan yaitu kurang bisa menyerap keringat sehingga terasa panas saat digunakan di cuaca yang panas.

Bahan ini lebih cocok dipakai di ruangan berpendingin atau di daerah yang dingin. Walaupun serat poliester itu halus dan licin namun serat ini juga dapat mengakibatkan iritasi kulit bagi sebagian pemakai. Bahan poliester juga mudah terbakar, sama seperti kebanyakan bahan kain sintesis lainnya karena bahan bahan tersebut terbuat dari polimer.

Kelebihan lainnya adalah poliester tahan terhadap pencucian kimia atau dry cleaning maupun pelarut organik. Karena kemampuannya bertahan terhadap bakteri dan jamur, bahan yang mudah perawatannya ini juga merupakan bahan favorit untuk dipakai pada bantal, guling ataupun selimut.

Untuk meminimalisir kelemahan bahan kain yang terbuat dari serat poliester ini, produsen benang suka mencampurnya dengan bahan serat alami seperti katun. Sejauh ini, katun dan poliester adalah campuran yang paling umum – poliester membantu mempertahankan bentuk dari kain itu sendiri sekaligus membantu membuat kainnya tahan terhadap lecek ataupun noda, sedangkan katun menyumbang daya serapnya dan kenyamanan terhadap kain tersebut.
Baca juga:Pengertian Katun Combed

Hasil Pencarian Lainnya: